Laman

Sabtu, 23 Februari 2013

Praktik Uji Makanan

Laporan Praktikum Biologi
UJI BAHAN MAKANAN


PRAKTIK UJI MAKANAN
A.      Judul
“Uji Bahan Makanan”

B.        Latar Belakang
Kita sebagai manusia perlu mengetahui tentang zat-zat yang terkandung di dalam makanan, sehingga kita mengetahui makanan yang dibutuhkan oleh tubuh dan makanan yang ditolak oleh tubuh.

C.      Tujuan
Untuk menguji zat – zat yang terkandung di dalam makanan seperti lemak, glukosa, amilum dan protein.

D.      Landasan Teori

  1. Karbohidrat dan Glukosa
Karbohidrat merupakan senyawa yang tersusun atas unsur-unsur karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Tubuh anda memerlukan karbohidrat, antara lain sebagai sumber energi utama ( setiap 1 gram karbohidrat mengandung 4,1 kalori), untuk menjaga keseimbangan kondisi asam dan basa dalam tubuh, sebagai bahan  pembentuk struktur sel, dan sebagai bahan pembentuk senyawa-senyawa organik seperti lemak serta protein.

Karbohidrat dikelompokkan menjadi monosakarida, disakarida, dan polisakarida. Monosakarida adalah senyawa karbohidrat sederhana yang tersusun atas satu gugus gula, contohnya glukosa, galaktosa, dan fruktosa. Glukosa dapat ditemukan dalam buah seperti anggur, bawang, dan madu. Galaktosa dapat dijumpai pada gula susu dan gula tebu. Adapun fruktosa merupakan gula yang paing manis, umumnya dapat ditemukan dalam buah-buahan dan madu. Disakarida merupakan senyawa karbohidrat dengan gugus gula dua. Maltosa, laktosa, dan sukrosa merupakan contoh disakarida yang paling umum. Maltosa dibentuk oleh dua molekul glukosa, laktosa dibentuk oleh molekul glukosa dan galaktosa, sedangkan sukrosa dibentuk oleh dua molekul glukosa dan fruktosa. Sukrosa dapat didapati di tebu, lobak merah, pisang, buah-buah yang manis, serta akar-akar penyimpanan yang tertentu. Maltosa dapat dijumpai dijumpai dalam kecambah jawawut. Adapun laktosa didapati pada semua susu hewan mamalia termasuk ASI. Sementara itu, polisakarida merupakan senyawa karbohidrat yang tersusun atas banyak molekul gula sederhana, contohnya glikogen, amilum, dan selulosa


Karbohidrat, terutama glukosa berperan aktif dalam penyediaan sumber energi bagi sel-sel otak, lensa mata, dan jaringan saraf. Glukosa terdapat Selain itu, karbohidrat juga berperan penting dalam proses metabolisme, menjaga keseimbangan asam basa, dan pembentukan struktur sel, jaringan, serta organ tubuh. Adapun laktosa berfungsi membantu penyerapan kalsium.


Metabolisme karbohidrat dimulai dari penyerapan glukosa dari usu melalui vena portal hepatika untuk dialirkan ke hati. Di hati, glukosa akan berubah menjadi glikogen. Dalam aliran darah, fruktosa dan galaktosa akan diubah menjadi glukosa

2. Protein
Protein tersusun atas unsur-unsur C,H,O, dan N (nitrogen). Beberapa jenis protein juga mengandung S (sulfur) dan P (fosfor). Protein memiliki beberapa fungsi penting, antara lain sebagai sumber energi ( 1 gram protein menghasilkan 4,1 kalori); sebagai bahan pembentuk hormon, enzim, antibodi, serta kromosom. Selain itu, protein juga berfungsi sebagai bahan pembentuk sel-sel baru dan sebagai larutan penyangga (sistem buffer). Larutan penyangga berfungsi untuk mempertahankan keseimbangan asam dan basa cairan tubuh.

Di dalam tubuh, protein diserap dalam bentuk asam amino. Asam amino dibedakan menjadi asam amino esensial dan asam amino nonesensial. Asam amino esensial adalah asam amino yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, tetapi tidak dapat disintesis oleh tubuh. Untuk itu, asam amino ini harus didatangkan dari luar tubuh malalui makanan. Asam amino yang termasuk esensial antara lain arginin, histidin, isoleusin, leusin, lisin, metionin, fenilalanin, treonin, triptofan, dan valin. Sementara itu, asam amino nonesensial adalah asam amino yang dapat disintesis oleh tubuh. Contohnya alanin, asparagin, asam aspartat, sistein, sistin, asam glutamat, glutamin, glisin, prolin, serin, dan tirosin.
Protein dibedakan menjadi protein nabati dan protein hewani. Protein nabati diperoleh dari tumbuhan, misalnya kacang-kacangan dan produk olahan, terutama kacang kedelai. Adapun protein hewani diperoleh dari hewan,  misalnya daging, telur, susu, dan ikan.

3. Lemak
Lemak merupakan senyawa yang tersusun atas unsur-unsur C,H, dan O. Lemak tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut lemak, seperti alkohol, kloroform, dan eter. Seperti halnya karbohidrat, lemak juga berguna sebagai sumber energi (1 gram lemak menghasilkan energi 9,3 kalori). Meskipun menghasilkan energi terbesar, lemak bukanlah penghasil energi utama karena lebih banyak disimpan sebagai energi cadangan.

Fungsi lemak yang lain, yaitu sebagai pelarut vitamin A,D,E, dan K ; sebagai pelindung organ-organ tubuh, misalnya jantung, ginjal, dan lambung. Lemak juga berfungsi sebagai bahan pembentuk membran sel, mencegah hilangnya panas tubuh saat udara dingin sehingga suhu tubuh tetap terjaga.

Berdasarkan sumbernya, lemak dibedakan menjadi lemak nabati (dari tumbuhan) dan lemak hewani (dari hewan). Contoh sumber lemak nabati, antara lain santan, minyak kelapa, kacang tanah, dan buah avokad. Adapun contoh lemak hewani adalah daging, telur, susu, mentega, gajih, dan keju.

Di dalam tubuh, lemak diuraikan dan diserap dalam bentuk asam dan gliserol. Asam lemak dibedakan menjadi asam lemak tak jenuh dan asam lemak jenuh. Asam lemak tak jenuh berbentuk cair dan umumnya berasal dari tumbuhan. Asam lemak jenuh berbentuk padat dan terdapat pada otak, hati, serta daging

4.        Alat dan Bahan
-          Tabung pyrex                                      - Ketela (liquid)
-          Beaker glass                                        - Alpukad (liquid)
-          Pipette                                                 - Bayam (liquid)
-          Plat tetes
-          Pemanas                                              - Tahu (liquid)
-          Larutan Fehling A dan B                      - Madu (liquid)
-          Lugol                                                   - Pepaya (liquid)
-          Larutan CuSO4 1%                             - Minyak Goreng (liquid)
-          Larutan NaOH 10%                            - Rambutan (liquid)
-          Kertas minyak                                     - Telur (liquid)
-          Nasi dalam bentuk cair                         - Gula (liquid)
-          Tomat (liquid)                                      - Kol (liquid)
-          Susu Bubuk (liquid)                              - Santan (liquid)
-          Kentang (liquid)                                    - Bakso (liquid)
-          Mie (liquid)                                         - Margarin (liquid)
-          Kertas Label

5.        Cara Kerja
     A.    Uji Lemak
1.      Siapkan kertas minyak yang telah dilipat untuk membagi ruang antar bahan yang akan diuji.
2.      Bahan yang akan diuji dioleskan ke kertas minyak satu persatu (bahan telah dalam bentuk ekstrak).
3.      Beri label untuk memberi keterangan terhadap bahan bahan yang telah dioleskan.
4.      Usap kertas minyak dengan air.
5.      Jemur kertas di bawah sinar matahari. Setelah kering, catat hasil percobaan tersebut.

 B.     Uji Glukosa
1.      Pertama, masukkan bahan – bahan yang telah dalam bentuk larutan ke dalam gelas pyrex.
2.      Setelah itu, campurkan bahan – bahan yang telah di dalam gelas pyrex tersebut dengan larutan Fehling A dan B (masing masing sebanyak 10 tetes) secara bergiliran. Jangan lupa member label untuk masing masing gelas untuk keterangan.
3.      Kemudian kocok sampai bahan – bahan bercampur dengan Fehling A dan B.
4.      Selanjutnya, masukkan gelas gelas pyrex di air yang direbus (pemanas).
5.      Setelah dipanaskan, angkat. Dan amati perubahan warna yang terjadi sebelum di rebus (dipanaskan) dan sesudahnya.

C.    Uji Amilum
1.      Pertama, siapkan bahan bahan yang akan diuji ke dalam tempat yang akan digunakan untuk percobaan. Jangan lupa antar bahan diberi label untuk keterangan.
2.      Setelah itu, tetesi masing masing bahan dengan lugol. Dalam menetesi, perbandingan antara lugol dengan bahan makanan harus seimbang. Dan kira kira sebanyak 4 tetes.
3.      Setelah itu, diaduk. Dan amati apa yang terjadi sebelum dan sesudah cairan lugol tersebut dicampurkan.


D.    Uji Protein
1.      Pertama, masukkan bahan bahan makanan yang telah dalam bentuk liquid kedalam glass pyrex. Kemudian beri label untuk keterangan bahan agar tidak tertukar.
2.      Setelah itu masukkan larutan NaOH dan CuSO4 ke dalam masing masing bahan makanan yang telah diletakkan dalam gelas pyrex.
3.      Setelah itu, kocok hingga menyampur.
4.      Dan amati perubahan warna yang terjadi. Catat hasil pengamatan tersebut dan buatlah hasil laporan praktik uji makanan.
UJI GLUKOSA
No.
Nama bahan
Warna
Kadar
Kesimpulan
Sebelum
Sesudah
1
Nasi
Putih
Biru
-
Tidak mengandung glukosa
2
Gula
Cokelat Bening
Merah bata
+++
Banyak mengandung glukosa
3
Tahu
Putih
Ungu
-
Tidak mengandung glukosa
4
Telur
Kuning
Biru Tua
-
Tidak mengandung glukosa
5
Minyak Goreng
Kuning Bening
Biru Keruh
-
Tidak  mengandung glukosa
6
Tomat
Orange
Hijau
+
Sedikit mengandung glukosa
7
Pepaya
Orange
Orange
++
Mengandung glukosa dgn kadar sedang
8
Mie
Putih tulang
Orange
++
Mengandung glukosa dgn kadar sedang
9
Kentang
Coklat keruh
Kuning keruh
++
Mengandung glukosa dgn kadar sedang
10
Rambutan
Putih
Kuning
++
Mengandung glukosa dgn kadar sedang
11
Madurasa
Orange bening
Orange
++
Mengandung glukosa dgn kadar sedang
12
Susu Bubuk
Putih
Hijau
+
Sedikit mengandung glukosa
13
Bayam
Hijau Tua
Hijau Tua
-
Tidak mengandung glukosa
14
Santan Kelapa
Putih
Putih keruh
-
Tidak mengandung glukosa
15
Bakso
Cokelat keruh
Hijau gelap
+
Sedikit mengandung glukosa
16
Ketela
Putih Keruh
Orange
++
Mengandung glukosa dgn kadar sedang
17
Alpukad
Hijau
Orange
++
Mengandung glukosa dgn kadar sedang
18
Margarin
Kuning
Biru
-
Tidak mengandung glukosa
19
Kol
Kuning tua
Biru
-
Tidak mengandung glukosa
20







UJI AMILUM

No.
Nama bahan
Warna
Kadar
Kesimpulan
Sebelum
Sesudah
1
Nasi
Putih
Hitam
+++
Mengandung banyak amilum
2
Gula
Cokelat Bening
Cokelat bening
-
Tidak mengandung amilum
3
Tahu
Putih
Orange
-
Tidak mengandung amilum
4
Telur
Kuning
Kuning
-
Tidak mengandung amilum
5
Minyak Goreng
Kuning Bening
Kuning
-
Tidak mengandung amilum
6
Tomat
Orange
Hijau
-
Tidak mengandung amilum
7
Pepaya
Orange
Orange
-
Tidak mengandung amilum
8
Mie
Putih tulang
Biru Tua
+++
Mengandung banyak amilum
9
Kentang
Abu – abu
Biru Tua
+++
Mengandung banyak amilum
10
Rambutan
Putih
Putih keruh
-
Tidak mengandung amilum
11
Madurasa
Orange bening
Orange Tua
-
Tidak mengandung amilum
12
Susu Bubuk
Putih
Putih keruh
-
Tidak mengandung amilum
13
Bayam
Hijau Tua
Hijau Tua
-
Tidak mengandung amilum
14
Santan Kelapa
Putih
Keruh
-
Tidak mengandung amilum
15
Bakso
Cokelat keruh
Biru Tua
++
Mengandung amilum dgn kadar sedang
16
Ketela
Putih Keruh
Biru Tua
++
Mengandung amilum dgn kadar sedang
17
Alpukad
Hijau
Hijau keruh
-
Tidak mengandung amilum
18
Margarin
Kuning
Kuning
-
Tidak mengandung amilum
19
Kol
Kuning tua
Cokelat
-
Tidak mengandung amilum
20







UJI LEMAK

No.
Nama bahan
Warna
Sebelum
Noda pada Kertas
Kadar
Kesimpulan
1
Nasi
Putih
-
-
Tidak mengandung lemak
2
Gula
Cokelat Bening
-
-
Tidak mengandung lemak
3
Tahu
Putih
-
-
Tidak mengandung lemak
4
Telur
Kuning
V
+
Mengandung sedikit lemak
5
Minyak Goreng
Kuning Bening
V
+++
Mengandung banyak lemak
6
Tomat
Orange
-
-
Tidak mengandung lemak
7
Pepaya
Orange
-
-
Tidak mengandung lemak
8
Mie
Putih tulang
-
-
Tidak mengandung lemak
9
Kentang
Abu – abu
-
-
Tidak mengandung lemak
10
Rambutan
Putih
-
-
Tidak mengandung lemak
11
Madurasa
Orange bening
-
-
Tidak mengandung lemak
12
Susu Bubuk
Putih

++
Mengandung lemak tingkat sedang
13
Bayam
Hijau Tua
-
-
Tidak mengandung lemak
14
Santan Kelapa
Putih
V
++
Mengandung lemak tingkat sedang
15
Bakso
Cokelat keruh
V
++
Mengandung lemak tingkat sedang
16
Ketela
Putih Keruh
-
-
Tidak mengandung lemak
17
Alpukad
Hijau
V
++
Mengandung lemak tingkat sedang
18
Margarin
Kuning
V
+++
Mengandung banyaki lemak
19
Kol
Kuning tua
-
-
Tidak mengandung lemak
20








UJI PROTEIN
No.
Nama bahan
Warna
Kadar
Kesimpulan
Sebelum
Sesudah
1
Nasi
Putih
Hitam
-
Tidak mengandung protein
2
Gula
Cokelat Bening
Cokelat bening
-
tidak mengandung protein
3
Tahu
Putih
Ungu
+
Banyak mengandung protein
4
Telur
Kuning
Ungu tua
+
Banyak mengandung protein
5
Minyak Goreng
Kuning Bening
Kuning
-
Tidak mengandung protein
6
Tomat
Orange
Hijau
-
Tidak mengandung protein
7
Pepaya
Orange
Orange
-
Tidak mengandung protein
8
Mie
Putih tulang
Biru Tua
-
Tidak mengandung protein
9
Kentang
Abu – abu
Biru Tua
-
Tidak mengandung protein
10
Rambutan
Putih
Hijau
-
Tidak mengandung protein
11
Madurasa
Orange bening
Orange Tua
-
Tidak mengandung protein
12
Susu Bubuk
Putih
Ungu susu
+
Mengandung protein sedang
13
Bayam
Hijau Tua
Hijau Tua
-
tidak mengandung protein
14
Santan Kelapa
Putih
Keruh


15
Bakso
Cokelat keruh
Biru Tua
+
Banyak mengandung protein
16
Ketela
Putih Keruh
Biru Tua
-
Tidak mengandung protein
17
Alpukad
Hijau
Hijau keruh
+
Banyak mengandung protein
18
Margarin
Kuning
Kuning keungu – unguan
+
Sedikit mengandung protein
19
Kol
Kuning tua



20










·         Kesimpulan
-          Makanan yang saat diuji glukosa mempunyai warna hijau (+) , kuning (++) , dan merah (+++) mengandung glukosa. Sedangkan yang berwarna selain itu tidak mengandung glukosa.
-          Makanan yang saat diuji lemak, dengan menggunakan kertas minyak, yang setelah dijemur terlihat transparent, maka makanan tersebut mengandung lemak.
-          Makanan yang saat diuji amylum, dengan diteteskan lugol, apabila berwarna biru tua sampai hitam, maka makanan tersebut mengandung amylum.
-          Makanan yang pada saat diuji protein menggunakan larutan Biuret, setelah dikocoki berubah warna menjadi ungu, maka makanan tersbut mengandung protein.
·         Pertanyaan :
1.      Dari hasil kegiatan uji makanan, bahan makanan manakah yang mengandung karbohidrat, lemak, protein, amilum?
Jawab :
No.
Lemak
Glukosa
Amilum
Protein
1.
Alpukad
Gula
Nasi
Tahu
2.
Minyak Goreng
Tomat
Ketela
Telur
3.
Telur
Papaya
Kentang
Susu Bubuk
4.
Susu Bubuk
Mie
Bakso
Bakso
5.
Santan Kelapa
Kentang
Mie
Alpukad
6.
Bakso
Alpukad

Margarine
7.
Margarin
Rambutan


8.

Madurasa


9.

Susu Bubuk


10.

Bakso


11.

Ketela


12.

Alpukad



2.      Bahan makanan manakah yang baik untuk anak dalam masa pertumbuhan?
Jawab : Makanan yang baik untuk anak – anak adalah Protein. Krena protein bermanfaat pada masa – masa pertumbuhan.

3.      Mengapa orang yang makanannya banyak, sedikit gerak cenderung menjadi gemuk?


Jawab : Karena tidak terjadi pembakaran di dalam tubuhnya, sehingga karbohidrat tidak tercerna dengan baik. Selain itu, lemak yang mengandung banyak kalori (9-9,3 kal) dapat bertahan dalam tubuh selama beberapa jam (memberikan energi) sehingga apabila tidak terjadi pembakaran maka lemak tersebut akan menumpuk dalam tubuh dan menyebabkan kegemukan.

4.      Bagi pekerja yang banyak menggunakan tenaga fisik, bahan makanan yang bagaimanakah yang sangat mereka perlukan?
Jawab : Karbohidrat dan lemak, karena karbohidrat dan lemak merupakan energy utama yang menghasilkan kalori tinggi.

5.      Apa yang dapat anda simpulkan setelah melakukan kegiatan ini ?
Jawab : Setiap bahan makanan mengandung zat zat yang berbeda.

Kamis, 21 Februari 2013

C I N T A

Aku tahu, hal yang palin indah bagi para setiap remaja baik cowok maupun cewek adalah cinta. Apa itu cinta? Cinta adalah suatu bentuk rasa sayang dan perhatian terhadap seseorang. Cinta itu bermacam – macam. Berikut ini adalah macam – macam jenis cinta yang sudah aku klasifikasikan. Check this out : 

1. Cinta terhadap Tuhan 
Cinta terhadap Tuhan bagi setiap umat beragama adalah hal yang WAJIB dan nggak bisa diulur – ulur dan ditarik. Karena Tuhan merupakan pencipta seluruh jagad raya beserta isinya. Jadi, sebagai umat beragama yang taat, jenis cinta yang satu ini adalah hal yang emang harus dilakuin. Karena kalau nggak dilakuin, bakalan berkaitan dengan keimanan kita dan masa depan kita di akhirat kelak nanti. 
Jadi, cinta terhadap Tuhan adalah suatu hal yang Mutlak dan nggak bisa dibeli pake harga berapapun. Karena erkaitan erat dengan keimanan kita. Dan terkadang, ada juga beberapa orang yang tidak memiliki cinta terhadap Tuhan, atau bisa disebut dengan orang yang tidak mempunyai agama. 
Ya, mungkin pandangan orang terhadap Tuhan dan kehidupan itu berbeda – beda. Karena mungkin juga prinsip mereka berbeda. Tapi paling enggak, cinta terhadap Tuhan bisa membuat hati kita menjadi adem dan merasa tentang. Karena ini berhubungan dengan SQ (Spritual Quotient). Yaitu, sederetan jenis IQ yang harus dimiliki agar kemampuan otak menjadi seimbang. 

 2. Cinta terhadap Diri Sendiri 
Ini adalah jenis cinta yang kedua. Yaitu cinta terhadap diri sendiri. Ini juga penting untuk kita miliki. Karena kalau kita nggak punya jenis cinta yang satu ini, udah jelas kalau hidup kita bakalan sia – sia. Karena kita nggak punya tujuan buat ngebahagiaiin diri kita sendiri dan juga buat orang lain. Apa sih gunanya hidup kalo buat ngebahagiaiin diri sendiri aja nggak bisa? So, jangan sia – sia kan hidup kita. Karena diri kita itu butuh alasan agar tetep hidup dan berjuang di dunia ini. Apalagi saat ini, persaingan antar individu sangat ketat. Siapa yang nggak kuat, bisa down dan terdepak dari dunia. Buktinya? Yaitu banyak orang yang putus asa dan memilih jalan salah dengan membunuh diri mereka sendiri. yaitu dengan bunuh diri. Padahal, dalam agama, bunuh diri adalah hal yang dilarang. Karena bukannya mengurangi beban bagi kita, tapi malah justru bikin beban bagi kita sendiri. yaitu dengan masuk Neraka (balasan di Hari Akhir kelak). 

 3.Cinta terhadap Orang Tua 
Nah.. ini dia yang teteup dan harus dimiliki oleh semua anak di dunia kalo mau masuk surga! Yaitu cinta terhadap Orang Tua. Yap! Cinta terhadap orang tua selain bisa membuat kita masuk surga juga bisa membuat kita makin berbakti dengan orng tua di dunia. 
Mungkin ada yang sering denger dengan pepatah… “Kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang jalan” atau “Surga ada di telapak kaki Ibu”. Nah.. peribahasa itu bener adanya. Kasih seorang ibu itu nggak ada duanya. Dan selalu mengiringi kita kapanpun dan dimanapun kita berada. Bahkan sampai akhir hayat seorang ibu. Jadi, jangan sekali kali berani dengan Orang Tua. Apalagi dengan seorang Ibu. Karena perkataan ibu, bisa menjadi kenyataan jika beliau sedang merasa benar – benar sakit hati atas perbuatan dan perkataan kita. 
Eits, nggak cuman buat Ibu doang. Ayah juga harus di sayangi karena beliau lah, kita bisa menjadi sekarang. Merasa kuat dan siap buat naklukin dunia. Jadi, karena beliaulah semangat kita terkobarkan buat hadapin dunia. Meskipun ada beberapa Ibu dan Ayah (Orang Tua) di dunia ini yang tega membunuh anaknya, setidaknya kita tetep berbakti dengan Orang Tua kita masing – masing. Seperti ceritanya Nabi Ibrahim yang rela membunuh anaknya, Nabi Ismail demi ketaatannya terhadap Allah SWT. 

4.Cinta terhadap Orang Lain 
Jeng jeengg ini dia cinta terhadap orang lain. Dan aku yakin, pasti semua orang udah pernah ngrasain. 
Cinta ini banyak juga ternyata jenisnya. Cinta terhadap para sahabat – sahabat kita, terhadap pasangan kita dan terhadap guru kita. 
Ya! Semua itu paling nggak udah pernah kita rasain. Karena tanpa cinta, udah dipastikan hidup kita bakalan kurang bumbu. Meskipun pernah ngrasain diputusin, ditembak, dikhianati, di cintai, di sayangi, dan dikasihi, itu semua adalah bumbu kehidupan yang kita rasain. Seperti waktu kita ngrasain produk salah satu permen. Yang tagline – nya “Manis asem asin, rame rasanya!” 
Tapi soal cinta pada guru, kita yang pernah ngrasain jenjang formal, dalam hal pendidikan pasti juga nggak mau dianggap sebagai “Kacang yang lupa kulitnya” iyakan? Nah.. untuk itu sebagai murid, kita harus menghormati guru – guru kita yang ada di sekolah. Meskipun guru tersebut masuk ke dalam spesies guru killer dan nyebelin abis, tapi percaya deh, sewaktu – waktu kalo kamu udah nggak nginjekin kaki di jenjang formal / almamater, kamu bakalan kangen abis. Dan nggak ada abis abisnya. Karena spesies guru ini adalah spesies guru yang nyebelin dan juga ngangenin. Ya kan? ;P 

 5.Cinta terhadap Alam 
Cinta terhadap alam. Hmmm ini dia yang sering kali dari sebagian hal yang banyak diabaikan oleh semua orang. 
Tidak Peduli dengan Alam. Kecintaan dengan alam ini juga berkaitan erat dengan kebersihan. Seperti misalnya kita membuang sampah tidak pada tempatnya. Naaahhh itu udah jelas pelanggaran Alam. Kalau ada polisi Alam, udah pasti kena tilang. 
Dan soal tilang, di beberapa Negara maju, sudah menerapkan denda bagi semua warganya yang membuang smapah sembarangan. Dan itu…. BERHASIL! Semua warga negaranya tidak membuang sampah sembarangan. Karena denda yang harus mereka bayarkan nggak sedikit. Mungkin mereka berpikir bahwa, daripada uang terbuang sia – sia buat bayar denda kebersihan, lebih baik digunakan untuk hal lain yang lebih penting. 
Tapi sayang sekali di Indonesia, sebagai Negara berkembang kurang sadar akan pentingnya kebersihan. Masih banyak warganya yang membuang sampah sembarangan di jalan dan juga terlebih di sungai. Lihat tuh, sungai di Jakarta contohnya. Sebagai icon Indonesia, sungai sungai di Jakarta sudah tercemar. Baik tercemar limbah maupun tercemar sampah. Padahal, Jakarta merupakan Ibukota Indonesia. Dan pernah ada yang bilang “Cerminan sebuah Negara berasal dari Ibukota Negaranya” dan pastinya, kalau hal ini diperdalam lagi, bakalan membuat malu kita sendiri yang kurang menjaga lingkungan. 
Selain soal sampah, alam juga berkaitan erat dengna ekosistem. Seperti ekosistem air, darat dan udara. Bicara soal ekosistem darat, hal ini bakalan berkaitan erat dengan hutan. Ya! Hutan adalah hal yang yang paling important dalam ekosisitem darat di dunia. Karena hutan merupakan paru – paru dunia. Tanpa hutan, mungkin Bumi bakalan sakit asma dan sesak nafas. Karena beberapa persen oksigen di Bumi dihasilkan oleh tumbuhan yang ada di hutan. Dan semakin banyak hutan yang ada di Bumi, maka kondisi paru – paru Bumi bakalan lebih baik. Dan Bumi juga nggak bakalan sering batuk – batuk lagi karena paru – parunya terbabat habis oleh manusia. So, mari kita jaga Kelestarian Alam di Bumi yang makin tua ini :D. 

Itu tadi adalah berbagai macam klasifikasi cinta yang aku buat. Intinya, semua jenis cinta itu wajib kita miliki sebagai seorang manusia. Karena jenis – jenis cinta itulah yang akan menuntun kita di dunia ini. Dan bakalan menyejahterakan hidup kita di akhirat kelak. Semoga uraian jenis cinta diatas membuat kita berpikiran bahwa makna Cinta itu nggak cuman sebatas pada pasangan doang. tapi juga berlaku untuk semua hal. Karena ruang lingkap Cinta itu luas. Seluas jagad raya ini :D

Kamis, 07 Februari 2013

Berbagi

Hay Bloggers ceria!
Udah lama nih aku nggak nge posting. Dan selama itulah aku punya punya banyak cerita yang ngak terduga dan pengen aku bagi.
Pada bulan Januari kemarin, aku sibuk sibuk nya buat ngurusin Proja (Program Kerja) PMR SMA 1 Kudus. Nama Projanya cukup unik. Yaitu “Mula Wira In Love”. Waawww cukup unik ya? Awalnya sih mau dikasih nama “Youth Red Cross On Rural”. Tapi diganti namanya, karena susah buat diingat sama anak – anak. Jadinya ya MWIL deh.
Awalnya juga aku nggak nyangka bakalan dipilih jadi Ketua Proja. Waktu itu aku baru jalan dengan santainya menuju kelas XI IPA 6. Nggak sengaja ketemu Tifani di bangku depan kelas XI IPA 1 sama CA. Eh Tipo langsung nyletuk “Kar kamu jadi Ketua YRC On Rural. Seketika aku langsung berhenti dan masang tampang nggak percaya. “WHAT?!” itu kata pertama yang aku pikirin setelah denger pernyataan yang super shocking itu. wawawaw
Jadi Ketua? Dan malamnya, aku nggak bisa tidur gara – gara celetukan Tifani itu. Tapi kenapa musti aku? Yak, kenapa mesti akuuu? Padahal sebelum – sebelumnya, aku nggak punya pengalaman sama sekali di bidang organisasi. Dan ternyata setelah sharing sama Ella lewat sms, dia juga mengalami hal yang sama. Dia jadi Ketua Proja Baksos (Bakti Sosial). Hmm ternyata sahabatku yang satu ini mengalami nasib yang sama dengan aku..
Dan pada bulan Oktober 2012 lalu, proposal MWIL udah jadi. Padahal acaranya masih di bulan Januari tanggal 26. Itu… masih lama banget. Yaps! Awalnya kami punya niat buat nyari sponsor di Unilever. Tapi…. Setelah dipertimbangkan, nggak jadi. Karena acara kami diubah yang semula untuk mengajarkan tentang Kebersihan Kesehatan (KK) ke siswa siswi SD. Tapi kata Pembina, sekolah sasaran kami itu masuk kecamatan Kota. Jadinya nggak jadi deh minta sponsornya. Tapi sebagai gantinya, kami ke SD dengan mengenalkan PMR ke siswa siswi SD tersebut. Karena di 3 SD target kami itu, belum ada PMR nya.. deng deng dengg… jadilah konsep MWIL!
Bulan bulan berlalu dengan sangat cepat. Dan tibalah pada bulan Januari. Pada awal bulan, aku mengadakan rapat pertama. Berbagai persiapan mulai dilakukan. Surat surat, hadiah, perlengkapan.. dan lain lain. Dan akhirnya sebuah kabar menegejutkan. Tanggal 26 ternyata ada peresmian indoor sekolah dan klinik. Dan dengan terpaksa aku undur Proja menjadi tanggal 2 Januari. Tanpa diduga lagi, pada tanggal 24 aku mendapat kabar baru. Ternyata peresmiannya diundur lagi. Yang semula tanggak 26 menjadi tanggal 31. Aarggh ini memang keputusan sulit untuk menentukan hari yang tepat. Dan aku tetap memilih hari Sabtu tanggal 2 Februari untuk pelakasanaan Proja MWIL.
Hari H semakin dekat. Berbagai persiapan mulai beres dan fix. Dan hari Sabtu tanggal 2 pun tiba. Malam harinya, aku hampir tidak bisa tidur. Tapi saat proja dilaksanakan, semuanya berjalan dengan semestinya. Meskipun sempat panic saat LCD di salah satu SD tidak bisa digunakan. Tapi kemudian, masalah itu bisa teratasi.
Siswa siswi SD sangat antusias menyambut sosialisasi ini. Aku dan teman – teman beberapa kali tertawa melihat tingkah laku mereka yang lucu dan menggemaskan. Apalagi sewaktu penyematan mahkota King and Queen. Mereka kompak berteriak “ciee” hahaha. Jadi keinget jaman SD dulu. Intinya, Proja berjalan dengan sukses.
Ya.. semoga dengan adanya sosialisasi ini bisa menjembatani Sekolah – sekolah yang belum ada PMR nya untuk segera mendaftarkan sekolahnya menjadi bagian dari PMI. Dan semoga dengan kegiatan ini, aku bisa makin mengasah jiwa kepemimpinan untuk memimpin diri sendiri dan juga orang lain.
Ganbatte!!!

Kamis, 06 Desember 2012

A Wall Between Us

We like a oil and water. Me, as the water. And you, as the oil.
You know why I’m telling you like this?
Selama 16 tahun lebih ini, aku sudah banyak ngalamin pengalaman – pengalaman yang cukup berkesan. Dari pertemanan, persahabatan, sampai rival. Tapi, yang paling cukup menonjol adalah pertemanan. Karena dengan pertemanan, aku bisa merasakan dan menghadapi berbagai banyak macam tipe / sifat orang – orang di sekitarku. Yang baik, yang buruk, atau bahkan yang munafik. Mungkin yang terakhir itu terlalu kasar. Tapi, nggak bisa disangkal lagi kalau yang terakhir itu emang bener bener ada.
Mungkin juga, tipe yang terakhir itu adalah tipe yang berwajah dua. Lebih menakutkan dibanding dengan orang jahat. Kenapa? Karena bisa mengadu domba, dan nggak bisa dipercaya. Dan bisa menjadi orang yang pura – pura baik dan menjadi orang yang jahat juga.
Selama 2 tahun ini (semenjak menginjak SMA), aku mulai mengerti perbedaan teman yang baik, buruk, dan sahabat sejati, dan yang bukan. Rasanya hidup diantara mereka itu….. membingungkan. Terkadang kita dicurhati oleh 2 orang saling benci membenci. Dan disaat itulah, cobaan datang. Karena bisa saja kita menjadi pengadu domba diantara mereka (orang munafik). Tapi, jalan terbaik adalah, kita diam. Hanya mendengarkan. Karena kalau kita salah bicara, semuanya bakalan berantakan. Masalah itu nggak bakalan selesai. Yang ada malahan makin membengkak. Ada pengalaman lain. Selama aku menginjak SMA, aku juga mengalami “Penyekatan”.
Apa itu penyekatan?
Penyekatan adalah sebuah pembagian kelompok secara tak kasat mata. Intinya adalah, di dalam kelas itu terdapat sebuah tembok besar di tengah – tengahnya. Sehingga membuat anggota kelas antara satu dengan yang lain mejadi tidak saling menyambung secara keseluruhan.
Kenapa terjadi seperti itu?
Aku rasa, mungkin salah satu diantara kelompok tersebut lebih mencintai “Persamaan” dibandingkan dengan “Perbedaan”. Karena kebanyakan diantara mereka, lebih mementingkan golongan mereka dibandingkan dengan orang lain (yang kurang akrab dengan mereka). Ini fakta, jujur saja, di SMA, itu banyak karakter manusia yang bisa kita temukan. Karena di SMA, kita menemukan berbagai macam budaya dan culture dari sekolah asalnya (SMP). Serasa di tumplek blek deh
Dan kejadian ini sudah aku alamin 2 kali. Bahkan, kata mama ku, karakter anak SMA itu sudah sulit kalau dirubah. Alias, sudah permanent. Karena sifat itu sudah merupakan pembawaan, sampai dewasa nanti. Kecuali kalau dapat hidayah. Iya sih, ada benarnya juga. Beberapa teman dekatku juga selama akhir akhir ini (bertahun tahun) sudah aku perhatikan sifatnya. Dan hasilnya…. Berubah sedikit. Nggak semuanya sedikit. Ada yang bahkan, sampai 180 derajat (oke, itu namanya berubah TOTAL)
Semua ini, terjadi karena lingkungan yang ada di sekitar kita. Mungkin teman sekelas, teman yang sering kumpul kumpul sama kita. Aku nggak tahu, apa sih gunanya kita ngabisin uang cuman buat foya foya nggak jelas? Ngabisin uang hanya demi beli barang yang menurutku itu nggak perlu. Mahal. Dan cuman jadi korban mode. Oke, ngikutin mode. Mungkin sebagian orang itu perlu atau bahkan wajib! Tapi menurutku, mode itu cuman diambil seperlunya yang kita butuhin aja.
Kalau nggak ngikutin mode, nggak keren. Siapa sih yang nyiptain kalimat kayak barusan? Jelas jelas banget lah orang yang udah ngucapin kalimat itu, udah jadi korban mode masa kini. Jadi, pikirin deh.. uang dari orang tua itu jangan dibuat foya – foya sembarangan. Oke, kalau cuman buat refreshing sekal isekali sing gak papa. Tapi ya jangan keseringan. Uang itu amanat dari orang tua. Mereka udah nyari mati matian buat kita selama beberapa hari. Tapi, kita malah ngabisin semuanya hanya dalam sehari atau bahkan dalam hitungan beberapa jam aja.
Masa kecil Bahagia
Remaja Foya – Foya
Tua Bahagia (lagi)
Mati Masuk Surga
Apakah salah satu dari kalian memiliki prinsip hidup seperti itu? menurut aku, orang yang memiliki prinsip itu bener bener SALAH BESAR. Karena mustahil. Di dunia ini, pasti kita bakalan dapet cobaan atau balasan. Karena aku yakin, Hukum karma itu pasti berlaku di dunia. Nggak mungkin nggak. Apapun yang kita tanam, itulah yang bakalan kita petik. Dan seperti beberapa sumber yang aku dapetin, sebagian balasan dari kesalahan dari dosa kita telah kita dapatkan di dunia. Dan sisanya di akhirat kelak. Intinya, sebagian “Pembayaran” atas dosa kita sudah kita cicil di dunia.
Mungkin, orang yang punya prinsip kayak gitu bakalan jadi orang yang pemberontak dan pembangkang.
Kenapa?
Karena, dari hasil pengamatanku, aku udah bisa nyimpulin, bahwa orang yang punya kebiasaan jalan – jalan (read : terlalu sering), mereka udah jarang berada di rumah. Sehingga menjadikan mereka nggak peduli sama keluarga mereka. Alias, menjadi sebal kalau ditanyain berbagai macam hal sama orangtua mereka. Dan akhirnya, mereka jadi …… yah, seperti itu.
Kalau dipikir pikir, itulah yang menjadikan aku dan tipe orang – orang seperti itu yang membuatku menjadi kurang nyaman. Beda prinsip. Ya, karena aku yang bertipe ngoyo soal mengerjakan sesuatu (tugas misalnya). Dan mereka yang bertipe santai. Jelas sekali perbedaanya. Sangat mencolok. Dan menjadi kurang menguntungkan di salah satu pihak. Karena, nggak jarang mereka yang terlalu santai menjadi menggantungkan semua hal dengan orang yang ngoyo tersebut. Mereka nggak peduli. Tugas jadi nggak jadi, mereka nggak mikirin. Mereka hanya menghabiskan seluruh waktu muda mereka dengan seperti itu. Aku menjadi kasihan dengan nasib mereka kelak. Kelak jika dewasa, kuliah, dan mencari pekerjaan. Pasti bakalan mendapatkan dampaknya. Ya, semoga saja mereka segera mendapatkna hidayah dari Yang Maha Kuasa

Minggu, 02 Desember 2012

Rp 500,00

Ini adalah kisah yang sering aku alamin waktu aku kecil. Tepatnya, waktu aku TK nol kecil (4 tahun). Kisah ini berawal dari orang tua ku yang pada sibuk semua. Karena mereka semua bekerja. Ayahku sebagai Pemngabdi dan Pembela Negara Indonesia, dan ibuku sebagai seorang Pelayan Masyarakat di bidang Kesehatan.
Waktu itu, matahari sudah mulai naik sampai ke ubun ubun. Panas. Dan sekolahku mulai sepi. Semua guru - guru sudah pulang semua. Aku sendirian. Teman - temanku sudah dijemput semua. Jadilah aku bermain kereta keretaan yang ada di sebelah sekolah (TK ku bernama TK PG Rendeng Kudus - dekat Perusahaan Gula).
Dan karena sudah lama, akhirnya aku memutuskan untuk berjalan kaki sebentar menuju ke jalan raya. Satpam yang biasanya ada di sana juga sudah tidak ada. Mungkin sudah pulang. Akhirnya, dengan nekat, aku mencegat angkotan hijau yang menuju ke arah rumahku. Yak! nekad sekali memang. Lebih baik nekad daripada nggak bisa pulang. Dan hanya dengan modal 500 rupiah, aku menaiki angkot tersebut.
Waktu aku pertama menginjakkan kaki di angkot, aku rasakan banyak mata yang memandangku. Dan banyak juga yang bertanya - tanya dan mulai meng-kepoin aku. Hm.. mungkin karena aku adalah penumpang yang paling mungil di anatar para ibu ibu penjual sayur, ikan, bapak bapak, dan mas - mas maupun mbak mbak disana.
Cukup banyak kepopers, hingga akhirnya ada salah satu ibu ibu yang turun dari angkot. Dan waktu membayar, dia berkata "pak, ini sama anak yang itu" sambil menunjuk ke arahku. Sontak saja aku yang masang tampang polos terkejut dan senang. Ah, baik sekali ibu ibu yang tidak kukenal itu.
Dan beberapa tahun kemudian, sampai aku menginjak kelas 3 SD, kejadian iku sering aku alami. Itu sebuah keberuntungan dan kebaikan dari orang lain. Dan setelah tahun tahun berikutnya, aku jarang mengalami hal tersebut. Dan waktu menguinjak kelas 3 SMP, aku juga mengalami hal yang sama. Yaitu dibayarkan oleh seorang ibu ibu yang aku taksir berumur sekitar 30.an. mengenakan pakaian, yang sepertinya agak mewah. Aku kaget dan menolah awalnya. Tapi akhirnya aku menerima dan mengucapkan terima kasih kepada beliau.
Nggak nyangka banget ya, ditengah - tengah masyarakat yang saling cuek dan tidak peduli, ternyata diantara mereka masih ada yng memperdulikan satu sama lain. Mereka masih menggunakan perasaan mereka dalam menjalankan sesuatu - terutama kebaikan.
Aku beruntung banget hidup dan dilahirin di Indonesia. Karena di Indonesia, semua ini bisa aku dapetin. Kebaikan masyarakatnya, Ke gotong - royongan nya, kepeduliannya, dan semuaanyyaaa. Coba aja aku lahir dan tinggal bukan di Indonesia, mungkin aku nggak bakalan dapet pengalaman, makna dan ngrasain kebaikan dari orang yang aku kenal.
Thank You Allah, Thank You for all kind people :D
And, I LOVE INDONESIA

Sabtu, 01 Desember 2012

Pertemanan dan Persahabatan

Tahu nggak bedanya teman sama sahabat?
Gue yakin, pasti kalian sudah tahu cara membedakannya. Simple nya adalah, Kalau teman itu nggak selalu dekat dengan kita. Dan kalau sahabat, udah pasti selalu dekat dengan kita, dan tahu semua hal tentang kita.
Kali ini gue bakalan njelasin bedanya teman sama sahabat secara dalam.
Pertama, teman itu cuman ada saat mereka butuh aja. Dan kalau ada keperluan tertentu sama kita. Atau mungkin, cuman sekedar berbagi informasi singkat sama kita. Tapi, sahabat itu selalu ada kapan saja kita butuh, selalu bertukar informasi, dan selalu tahu apapun tentang kita.
Kedua, teman itu kayak cuaca. Nggak bisa ditebak. Sering berubah - ubah seiring berubahnya waktu. Dan tentunya, nggak pasti. Tapi, sahabat itu pasti. Dia ibarat iklim. Berubahnya lama, dalam jangka waktu yang lama juga. Dan perubahan itu tentunya didasarkan beberapa factor. seperti lingkungan yang dia pijak, dan situasi yang sering dia alamin. Jadi nggak heran kalau hal ini bisa nyebabin sahabat kita pergi ninggalin kita.
Ketiga, teman itu perhatiannya musiman ke kita. Alias, kalau ada maunya, baru merhatiin kita. Tapi sahabat, apapun yang kita lakuin, pasti selalu diperhatiin. Kemana pun, dimana pun, dan sama siapa pun. Dia selalu tahu kebiasaan kita. Dimana kita berada dalam waktu waktu tertentu, dan lingkungan yang sekitar kita itu apa aja. Percaya deh, sahabat itu bedanya tipis sama paranormal wkwkwk.
Keempat, teman itu seperti angin. Bisa terhembus kemanapun arah angin tersebut menuju. Bisa saja arah angin itu mendekati kita, atau malah menjauhi kita. Tapi, kalau sahabat itu mirip tiang listrik (loh?). Iya, karena tiang listrik itu tetap. Nggak bakalan kemana – mana. Karena nggak bisa jalan. Dan tiang listrik juga kokoh. Karena sudah tertanam pada tanah. Hanya bencana alam dahsyat yang bisa merobohkannya. Itu ibarat dia yang nggak bakalan nge khianatin kita. Dan nggak bakalan pernah ninggalin kita sendirian buat ngejalanin hidup.
Kelima, teman itu cuman nggak bakalan lama – lama sama kita. Karena beberapa factor yang mempengaruhi, seperti waktu, jarak, dan kecepatan (mirip banget sama rumus fisika). Cepat atau lambat, temen kita bakalan ninggalin kita. Karena mereka punya rencana masa depan mereka sendiri sendiri (ego yang tinggi). Tapi, kalau sahabat itu selalu ada. Seperti fakta sebelumnya, sahabat itu nyaris selalu ada. Beberapa fakta yang udah gue telusurin, kalau orang orang yang punya sahabat itu cenderung nggak mikirin ego mereka. Karena di persahabatan, mereka diajarkan untuk berbagi satu sama lain. Bukan meimikirkan diri mereka masing masing. (Meskipun nggak sedikit dari mereka yang masih memikirkan ego)
Keenam, teman itu nggak punya ikatan batin sama kita. Yang ada adalah sebuah “kebetulan”. Maksudnya adalah, kalau secara nggak sengaja kita mempunyai kesamaan sama teman kita itu, itu hanyalah sebah kebetulan. Tapi, kalau kita punya suatu kesamaan dengan sahabat kita, itu baru namana ikatan batin. Dan nggak jarang, hal yang sama itu nggak cuman satu atau dua. Tapi pasti banyak samanya. Itulah yang dinamakan ikatan batin. Mempunyai kesamaan meskipun tanpa disengaja. Sebagai contoh adalah, tanpa sengaja kita menulis nomor 1 – 50 di kertas. Dan pada saat itu, kita salah menuliskannya. Ternyata, sahabat kita juga mengalami hal ang sama dengan kita. Letak kesalahan, penulisan yang salah, semuanya sama dengan kita. Meskipun kesalahan itu jarang bisa ditemukan. Nggak cuman sekali atua dua kali. Tapi sering terjadi berulang ulang.
Ketujuh, kali ini, yang dibahas bukan perbedaan. Tapi kesamaan. Yaitu antara teman dan sahabat. Teman dan sahabat itu terkadang sangat riskan bagi kehidupan kita. Kalau kita nggak hati hati memilihnya, itu bisa bikin sakit hati. Dan gue yakin, di dunia ini, diujung bumi sekalipun, jarang ada sahabat “sempurna” versi kita. Karena manusia itu nggak pernah puas. Itulah fungsi adanya nafsu di diri kita. Dan beberapa hal yang sering ditemui adalah, nggak jarang bahwa teman atau sahabat seklipun, bisa jadi ibarat pisau agi kita sendiri. kalau pisau itu bisa kita kendalikan dan kita gunakan sebaik baiknya, maka akan berguna. Dan jika pisau itu kita gunakan dengan ceroboh dan kurang hati- hati, maka dampaknya akan kembali ke diri kita sendiri.
Jadi, bisa disimpulkan bahwa teman sama sahabat itu yang membuat adalah kita sendiri. tergantung keputusan kita bagaimana. Dan hati orang yang kita anggap teman atau sahabat itu bagaimana. Kalau mereka cocok sama kita, dan mempunyai ikatan batin, itu artinya sahabat. Tapi kalau kurang nyaman dan merasa bukan menjadi diri sendiri ketika bersamanya, lebih baik dijadikan teman. Karena sahabat adalah seseorang yang bisa membuat kita nyaman menjadi diri kita sendiri. bukan nyaman menjadi diri orang lain.

KariseFormation

Hai Bloggers !!!
Kali ini, aku akan menge-post tentang KariseFormation.
Apa itu KariseFormation? Mengapa namanya begitu? terus apa isinya? okay, jangan kepo yang berlebihan ya. KariseFormation adalah sebuah perubahan yang terjadi pada aku. Yaitu berasal dari kata "Transformation" atau "Formation" (pembentukan)
okay, gak perlu panjang lebar. Here they are...
1.
yak! ini adalah Foto waktu aku masih kecil. kemudian ada ini...
2.
Ini waktu aku sama mama :D
3.
Ini bareng mama sama ayah. tapi sayang banget kebalik wkwkwk
4.
Dan ini foto gak jelas dari aku -___-
5.
Ini waktu di Ice Land Ancol tahun 2008 dulu, karena widyawisata kelas 6 SD. waktu disini, camdig ku sempet beku lensanya. karena saking dinginnya. Tapi untung gak kenapa kenapa. Oh iya, tentang foto ini, ini aku sama sahabatku khilda. Dia punya kembaran sebenernya. Jarang ada orang yang bisa bedain mereka. Dulu aja aku sering salah wkwkkwk (aku nomor 1 dari kiri)
6.
Ini waktu Karnaval Budaya SMP kelas 7. Aku nomor 3 dari kanan. Aku jadi pasukan jarang kepang. Aku masih inget alasan waktu ikut Karbud Hari Jadi Kota Kudus ini. yaitu karena bisa Tari
7.
Keterangan foto ini: Foto yang diambil waktu pembuatan video editing (tugas TIK) di kelas 8 Aku yang pakai baju abu abu putih. pling depan sendiri. Disini ada Mutia, Niki, Indah, Tifani, Ella
8.
Dan ini, adalah Foto waktu Karbud kelas 8. Alasan aku kepilih adalah, karena aku waktu itu ikut karawitan (ekstra kesenian gamelan Jawa). mulanya sih aku kurang minat ikut ekstra itu waktu kelas 7. Tapi karena dibujuk sama guru Bajawa ku, Bu Suparni, jadinya ikut deh. katanya suara ku lumayan bagus (padahal ak yakin banget kalau bu itu belum tahu kalau aku nyanyi itu gimana - fals nggak ketulunga. aku nomor 2 dari kanan (atas).
9.
ini waktu kelas 9. Acara Karbud juga. dan alasan aku ikut adalah. Karena dipaksa. Padahal aku udah ngumpet. Tapi nggak tau kenapa , ketahuan juga akhirnya. -__-. (aku nomor 3 dari kanan atas)
10.
Ini waktu buber kelas 10. aku nomor 1 dari kiri
11.
Ini waktu Kartini tanggal 21 April 2012 kemarin. Aku nomor 2 dari kiri
12.
foto nggak jelas
13.
Sekarang .....
sekian KariseFormation dari saya