Laman

Sabtu, 23 Februari 2013

Praktik Uji Makanan

Laporan Praktikum Biologi
UJI BAHAN MAKANAN


PRAKTIK UJI MAKANAN
A.      Judul
“Uji Bahan Makanan”

B.        Latar Belakang
Kita sebagai manusia perlu mengetahui tentang zat-zat yang terkandung di dalam makanan, sehingga kita mengetahui makanan yang dibutuhkan oleh tubuh dan makanan yang ditolak oleh tubuh.

C.      Tujuan
Untuk menguji zat – zat yang terkandung di dalam makanan seperti lemak, glukosa, amilum dan protein.

D.      Landasan Teori

  1. Karbohidrat dan Glukosa
Karbohidrat merupakan senyawa yang tersusun atas unsur-unsur karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Tubuh anda memerlukan karbohidrat, antara lain sebagai sumber energi utama ( setiap 1 gram karbohidrat mengandung 4,1 kalori), untuk menjaga keseimbangan kondisi asam dan basa dalam tubuh, sebagai bahan  pembentuk struktur sel, dan sebagai bahan pembentuk senyawa-senyawa organik seperti lemak serta protein.

Karbohidrat dikelompokkan menjadi monosakarida, disakarida, dan polisakarida. Monosakarida adalah senyawa karbohidrat sederhana yang tersusun atas satu gugus gula, contohnya glukosa, galaktosa, dan fruktosa. Glukosa dapat ditemukan dalam buah seperti anggur, bawang, dan madu. Galaktosa dapat dijumpai pada gula susu dan gula tebu. Adapun fruktosa merupakan gula yang paing manis, umumnya dapat ditemukan dalam buah-buahan dan madu. Disakarida merupakan senyawa karbohidrat dengan gugus gula dua. Maltosa, laktosa, dan sukrosa merupakan contoh disakarida yang paling umum. Maltosa dibentuk oleh dua molekul glukosa, laktosa dibentuk oleh molekul glukosa dan galaktosa, sedangkan sukrosa dibentuk oleh dua molekul glukosa dan fruktosa. Sukrosa dapat didapati di tebu, lobak merah, pisang, buah-buah yang manis, serta akar-akar penyimpanan yang tertentu. Maltosa dapat dijumpai dijumpai dalam kecambah jawawut. Adapun laktosa didapati pada semua susu hewan mamalia termasuk ASI. Sementara itu, polisakarida merupakan senyawa karbohidrat yang tersusun atas banyak molekul gula sederhana, contohnya glikogen, amilum, dan selulosa


Karbohidrat, terutama glukosa berperan aktif dalam penyediaan sumber energi bagi sel-sel otak, lensa mata, dan jaringan saraf. Glukosa terdapat Selain itu, karbohidrat juga berperan penting dalam proses metabolisme, menjaga keseimbangan asam basa, dan pembentukan struktur sel, jaringan, serta organ tubuh. Adapun laktosa berfungsi membantu penyerapan kalsium.


Metabolisme karbohidrat dimulai dari penyerapan glukosa dari usu melalui vena portal hepatika untuk dialirkan ke hati. Di hati, glukosa akan berubah menjadi glikogen. Dalam aliran darah, fruktosa dan galaktosa akan diubah menjadi glukosa

2. Protein
Protein tersusun atas unsur-unsur C,H,O, dan N (nitrogen). Beberapa jenis protein juga mengandung S (sulfur) dan P (fosfor). Protein memiliki beberapa fungsi penting, antara lain sebagai sumber energi ( 1 gram protein menghasilkan 4,1 kalori); sebagai bahan pembentuk hormon, enzim, antibodi, serta kromosom. Selain itu, protein juga berfungsi sebagai bahan pembentuk sel-sel baru dan sebagai larutan penyangga (sistem buffer). Larutan penyangga berfungsi untuk mempertahankan keseimbangan asam dan basa cairan tubuh.

Di dalam tubuh, protein diserap dalam bentuk asam amino. Asam amino dibedakan menjadi asam amino esensial dan asam amino nonesensial. Asam amino esensial adalah asam amino yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, tetapi tidak dapat disintesis oleh tubuh. Untuk itu, asam amino ini harus didatangkan dari luar tubuh malalui makanan. Asam amino yang termasuk esensial antara lain arginin, histidin, isoleusin, leusin, lisin, metionin, fenilalanin, treonin, triptofan, dan valin. Sementara itu, asam amino nonesensial adalah asam amino yang dapat disintesis oleh tubuh. Contohnya alanin, asparagin, asam aspartat, sistein, sistin, asam glutamat, glutamin, glisin, prolin, serin, dan tirosin.
Protein dibedakan menjadi protein nabati dan protein hewani. Protein nabati diperoleh dari tumbuhan, misalnya kacang-kacangan dan produk olahan, terutama kacang kedelai. Adapun protein hewani diperoleh dari hewan,  misalnya daging, telur, susu, dan ikan.

3. Lemak
Lemak merupakan senyawa yang tersusun atas unsur-unsur C,H, dan O. Lemak tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut lemak, seperti alkohol, kloroform, dan eter. Seperti halnya karbohidrat, lemak juga berguna sebagai sumber energi (1 gram lemak menghasilkan energi 9,3 kalori). Meskipun menghasilkan energi terbesar, lemak bukanlah penghasil energi utama karena lebih banyak disimpan sebagai energi cadangan.

Fungsi lemak yang lain, yaitu sebagai pelarut vitamin A,D,E, dan K ; sebagai pelindung organ-organ tubuh, misalnya jantung, ginjal, dan lambung. Lemak juga berfungsi sebagai bahan pembentuk membran sel, mencegah hilangnya panas tubuh saat udara dingin sehingga suhu tubuh tetap terjaga.

Berdasarkan sumbernya, lemak dibedakan menjadi lemak nabati (dari tumbuhan) dan lemak hewani (dari hewan). Contoh sumber lemak nabati, antara lain santan, minyak kelapa, kacang tanah, dan buah avokad. Adapun contoh lemak hewani adalah daging, telur, susu, mentega, gajih, dan keju.

Di dalam tubuh, lemak diuraikan dan diserap dalam bentuk asam dan gliserol. Asam lemak dibedakan menjadi asam lemak tak jenuh dan asam lemak jenuh. Asam lemak tak jenuh berbentuk cair dan umumnya berasal dari tumbuhan. Asam lemak jenuh berbentuk padat dan terdapat pada otak, hati, serta daging

4.        Alat dan Bahan
-          Tabung pyrex                                      - Ketela (liquid)
-          Beaker glass                                        - Alpukad (liquid)
-          Pipette                                                 - Bayam (liquid)
-          Plat tetes
-          Pemanas                                              - Tahu (liquid)
-          Larutan Fehling A dan B                      - Madu (liquid)
-          Lugol                                                   - Pepaya (liquid)
-          Larutan CuSO4 1%                             - Minyak Goreng (liquid)
-          Larutan NaOH 10%                            - Rambutan (liquid)
-          Kertas minyak                                     - Telur (liquid)
-          Nasi dalam bentuk cair                         - Gula (liquid)
-          Tomat (liquid)                                      - Kol (liquid)
-          Susu Bubuk (liquid)                              - Santan (liquid)
-          Kentang (liquid)                                    - Bakso (liquid)
-          Mie (liquid)                                         - Margarin (liquid)
-          Kertas Label

5.        Cara Kerja
     A.    Uji Lemak
1.      Siapkan kertas minyak yang telah dilipat untuk membagi ruang antar bahan yang akan diuji.
2.      Bahan yang akan diuji dioleskan ke kertas minyak satu persatu (bahan telah dalam bentuk ekstrak).
3.      Beri label untuk memberi keterangan terhadap bahan bahan yang telah dioleskan.
4.      Usap kertas minyak dengan air.
5.      Jemur kertas di bawah sinar matahari. Setelah kering, catat hasil percobaan tersebut.

 B.     Uji Glukosa
1.      Pertama, masukkan bahan – bahan yang telah dalam bentuk larutan ke dalam gelas pyrex.
2.      Setelah itu, campurkan bahan – bahan yang telah di dalam gelas pyrex tersebut dengan larutan Fehling A dan B (masing masing sebanyak 10 tetes) secara bergiliran. Jangan lupa member label untuk masing masing gelas untuk keterangan.
3.      Kemudian kocok sampai bahan – bahan bercampur dengan Fehling A dan B.
4.      Selanjutnya, masukkan gelas gelas pyrex di air yang direbus (pemanas).
5.      Setelah dipanaskan, angkat. Dan amati perubahan warna yang terjadi sebelum di rebus (dipanaskan) dan sesudahnya.

C.    Uji Amilum
1.      Pertama, siapkan bahan bahan yang akan diuji ke dalam tempat yang akan digunakan untuk percobaan. Jangan lupa antar bahan diberi label untuk keterangan.
2.      Setelah itu, tetesi masing masing bahan dengan lugol. Dalam menetesi, perbandingan antara lugol dengan bahan makanan harus seimbang. Dan kira kira sebanyak 4 tetes.
3.      Setelah itu, diaduk. Dan amati apa yang terjadi sebelum dan sesudah cairan lugol tersebut dicampurkan.


D.    Uji Protein
1.      Pertama, masukkan bahan bahan makanan yang telah dalam bentuk liquid kedalam glass pyrex. Kemudian beri label untuk keterangan bahan agar tidak tertukar.
2.      Setelah itu masukkan larutan NaOH dan CuSO4 ke dalam masing masing bahan makanan yang telah diletakkan dalam gelas pyrex.
3.      Setelah itu, kocok hingga menyampur.
4.      Dan amati perubahan warna yang terjadi. Catat hasil pengamatan tersebut dan buatlah hasil laporan praktik uji makanan.
UJI GLUKOSA
No.
Nama bahan
Warna
Kadar
Kesimpulan
Sebelum
Sesudah
1
Nasi
Putih
Biru
-
Tidak mengandung glukosa
2
Gula
Cokelat Bening
Merah bata
+++
Banyak mengandung glukosa
3
Tahu
Putih
Ungu
-
Tidak mengandung glukosa
4
Telur
Kuning
Biru Tua
-
Tidak mengandung glukosa
5
Minyak Goreng
Kuning Bening
Biru Keruh
-
Tidak  mengandung glukosa
6
Tomat
Orange
Hijau
+
Sedikit mengandung glukosa
7
Pepaya
Orange
Orange
++
Mengandung glukosa dgn kadar sedang
8
Mie
Putih tulang
Orange
++
Mengandung glukosa dgn kadar sedang
9
Kentang
Coklat keruh
Kuning keruh
++
Mengandung glukosa dgn kadar sedang
10
Rambutan
Putih
Kuning
++
Mengandung glukosa dgn kadar sedang
11
Madurasa
Orange bening
Orange
++
Mengandung glukosa dgn kadar sedang
12
Susu Bubuk
Putih
Hijau
+
Sedikit mengandung glukosa
13
Bayam
Hijau Tua
Hijau Tua
-
Tidak mengandung glukosa
14
Santan Kelapa
Putih
Putih keruh
-
Tidak mengandung glukosa
15
Bakso
Cokelat keruh
Hijau gelap
+
Sedikit mengandung glukosa
16
Ketela
Putih Keruh
Orange
++
Mengandung glukosa dgn kadar sedang
17
Alpukad
Hijau
Orange
++
Mengandung glukosa dgn kadar sedang
18
Margarin
Kuning
Biru
-
Tidak mengandung glukosa
19
Kol
Kuning tua
Biru
-
Tidak mengandung glukosa
20







UJI AMILUM

No.
Nama bahan
Warna
Kadar
Kesimpulan
Sebelum
Sesudah
1
Nasi
Putih
Hitam
+++
Mengandung banyak amilum
2
Gula
Cokelat Bening
Cokelat bening
-
Tidak mengandung amilum
3
Tahu
Putih
Orange
-
Tidak mengandung amilum
4
Telur
Kuning
Kuning
-
Tidak mengandung amilum
5
Minyak Goreng
Kuning Bening
Kuning
-
Tidak mengandung amilum
6
Tomat
Orange
Hijau
-
Tidak mengandung amilum
7
Pepaya
Orange
Orange
-
Tidak mengandung amilum
8
Mie
Putih tulang
Biru Tua
+++
Mengandung banyak amilum
9
Kentang
Abu – abu
Biru Tua
+++
Mengandung banyak amilum
10
Rambutan
Putih
Putih keruh
-
Tidak mengandung amilum
11
Madurasa
Orange bening
Orange Tua
-
Tidak mengandung amilum
12
Susu Bubuk
Putih
Putih keruh
-
Tidak mengandung amilum
13
Bayam
Hijau Tua
Hijau Tua
-
Tidak mengandung amilum
14
Santan Kelapa
Putih
Keruh
-
Tidak mengandung amilum
15
Bakso
Cokelat keruh
Biru Tua
++
Mengandung amilum dgn kadar sedang
16
Ketela
Putih Keruh
Biru Tua
++
Mengandung amilum dgn kadar sedang
17
Alpukad
Hijau
Hijau keruh
-
Tidak mengandung amilum
18
Margarin
Kuning
Kuning
-
Tidak mengandung amilum
19
Kol
Kuning tua
Cokelat
-
Tidak mengandung amilum
20







UJI LEMAK

No.
Nama bahan
Warna
Sebelum
Noda pada Kertas
Kadar
Kesimpulan
1
Nasi
Putih
-
-
Tidak mengandung lemak
2
Gula
Cokelat Bening
-
-
Tidak mengandung lemak
3
Tahu
Putih
-
-
Tidak mengandung lemak
4
Telur
Kuning
V
+
Mengandung sedikit lemak
5
Minyak Goreng
Kuning Bening
V
+++
Mengandung banyak lemak
6
Tomat
Orange
-
-
Tidak mengandung lemak
7
Pepaya
Orange
-
-
Tidak mengandung lemak
8
Mie
Putih tulang
-
-
Tidak mengandung lemak
9
Kentang
Abu – abu
-
-
Tidak mengandung lemak
10
Rambutan
Putih
-
-
Tidak mengandung lemak
11
Madurasa
Orange bening
-
-
Tidak mengandung lemak
12
Susu Bubuk
Putih

++
Mengandung lemak tingkat sedang
13
Bayam
Hijau Tua
-
-
Tidak mengandung lemak
14
Santan Kelapa
Putih
V
++
Mengandung lemak tingkat sedang
15
Bakso
Cokelat keruh
V
++
Mengandung lemak tingkat sedang
16
Ketela
Putih Keruh
-
-
Tidak mengandung lemak
17
Alpukad
Hijau
V
++
Mengandung lemak tingkat sedang
18
Margarin
Kuning
V
+++
Mengandung banyaki lemak
19
Kol
Kuning tua
-
-
Tidak mengandung lemak
20








UJI PROTEIN
No.
Nama bahan
Warna
Kadar
Kesimpulan
Sebelum
Sesudah
1
Nasi
Putih
Hitam
-
Tidak mengandung protein
2
Gula
Cokelat Bening
Cokelat bening
-
tidak mengandung protein
3
Tahu
Putih
Ungu
+
Banyak mengandung protein
4
Telur
Kuning
Ungu tua
+
Banyak mengandung protein
5
Minyak Goreng
Kuning Bening
Kuning
-
Tidak mengandung protein
6
Tomat
Orange
Hijau
-
Tidak mengandung protein
7
Pepaya
Orange
Orange
-
Tidak mengandung protein
8
Mie
Putih tulang
Biru Tua
-
Tidak mengandung protein
9
Kentang
Abu – abu
Biru Tua
-
Tidak mengandung protein
10
Rambutan
Putih
Hijau
-
Tidak mengandung protein
11
Madurasa
Orange bening
Orange Tua
-
Tidak mengandung protein
12
Susu Bubuk
Putih
Ungu susu
+
Mengandung protein sedang
13
Bayam
Hijau Tua
Hijau Tua
-
tidak mengandung protein
14
Santan Kelapa
Putih
Keruh


15
Bakso
Cokelat keruh
Biru Tua
+
Banyak mengandung protein
16
Ketela
Putih Keruh
Biru Tua
-
Tidak mengandung protein
17
Alpukad
Hijau
Hijau keruh
+
Banyak mengandung protein
18
Margarin
Kuning
Kuning keungu – unguan
+
Sedikit mengandung protein
19
Kol
Kuning tua



20










·         Kesimpulan
-          Makanan yang saat diuji glukosa mempunyai warna hijau (+) , kuning (++) , dan merah (+++) mengandung glukosa. Sedangkan yang berwarna selain itu tidak mengandung glukosa.
-          Makanan yang saat diuji lemak, dengan menggunakan kertas minyak, yang setelah dijemur terlihat transparent, maka makanan tersebut mengandung lemak.
-          Makanan yang saat diuji amylum, dengan diteteskan lugol, apabila berwarna biru tua sampai hitam, maka makanan tersebut mengandung amylum.
-          Makanan yang pada saat diuji protein menggunakan larutan Biuret, setelah dikocoki berubah warna menjadi ungu, maka makanan tersbut mengandung protein.
·         Pertanyaan :
1.      Dari hasil kegiatan uji makanan, bahan makanan manakah yang mengandung karbohidrat, lemak, protein, amilum?
Jawab :
No.
Lemak
Glukosa
Amilum
Protein
1.
Alpukad
Gula
Nasi
Tahu
2.
Minyak Goreng
Tomat
Ketela
Telur
3.
Telur
Papaya
Kentang
Susu Bubuk
4.
Susu Bubuk
Mie
Bakso
Bakso
5.
Santan Kelapa
Kentang
Mie
Alpukad
6.
Bakso
Alpukad

Margarine
7.
Margarin
Rambutan


8.

Madurasa


9.

Susu Bubuk


10.

Bakso


11.

Ketela


12.

Alpukad



2.      Bahan makanan manakah yang baik untuk anak dalam masa pertumbuhan?
Jawab : Makanan yang baik untuk anak – anak adalah Protein. Krena protein bermanfaat pada masa – masa pertumbuhan.

3.      Mengapa orang yang makanannya banyak, sedikit gerak cenderung menjadi gemuk?


Jawab : Karena tidak terjadi pembakaran di dalam tubuhnya, sehingga karbohidrat tidak tercerna dengan baik. Selain itu, lemak yang mengandung banyak kalori (9-9,3 kal) dapat bertahan dalam tubuh selama beberapa jam (memberikan energi) sehingga apabila tidak terjadi pembakaran maka lemak tersebut akan menumpuk dalam tubuh dan menyebabkan kegemukan.

4.      Bagi pekerja yang banyak menggunakan tenaga fisik, bahan makanan yang bagaimanakah yang sangat mereka perlukan?
Jawab : Karbohidrat dan lemak, karena karbohidrat dan lemak merupakan energy utama yang menghasilkan kalori tinggi.

5.      Apa yang dapat anda simpulkan setelah melakukan kegiatan ini ?
Jawab : Setiap bahan makanan mengandung zat zat yang berbeda.

Kamis, 21 Februari 2013

C I N T A

Aku tahu, hal yang palin indah bagi para setiap remaja baik cowok maupun cewek adalah cinta. Apa itu cinta? Cinta adalah suatu bentuk rasa sayang dan perhatian terhadap seseorang. Cinta itu bermacam – macam. Berikut ini adalah macam – macam jenis cinta yang sudah aku klasifikasikan. Check this out : 

1. Cinta terhadap Tuhan 
Cinta terhadap Tuhan bagi setiap umat beragama adalah hal yang WAJIB dan nggak bisa diulur – ulur dan ditarik. Karena Tuhan merupakan pencipta seluruh jagad raya beserta isinya. Jadi, sebagai umat beragama yang taat, jenis cinta yang satu ini adalah hal yang emang harus dilakuin. Karena kalau nggak dilakuin, bakalan berkaitan dengan keimanan kita dan masa depan kita di akhirat kelak nanti. 
Jadi, cinta terhadap Tuhan adalah suatu hal yang Mutlak dan nggak bisa dibeli pake harga berapapun. Karena erkaitan erat dengan keimanan kita. Dan terkadang, ada juga beberapa orang yang tidak memiliki cinta terhadap Tuhan, atau bisa disebut dengan orang yang tidak mempunyai agama. 
Ya, mungkin pandangan orang terhadap Tuhan dan kehidupan itu berbeda – beda. Karena mungkin juga prinsip mereka berbeda. Tapi paling enggak, cinta terhadap Tuhan bisa membuat hati kita menjadi adem dan merasa tentang. Karena ini berhubungan dengan SQ (Spritual Quotient). Yaitu, sederetan jenis IQ yang harus dimiliki agar kemampuan otak menjadi seimbang. 

 2. Cinta terhadap Diri Sendiri 
Ini adalah jenis cinta yang kedua. Yaitu cinta terhadap diri sendiri. Ini juga penting untuk kita miliki. Karena kalau kita nggak punya jenis cinta yang satu ini, udah jelas kalau hidup kita bakalan sia – sia. Karena kita nggak punya tujuan buat ngebahagiaiin diri kita sendiri dan juga buat orang lain. Apa sih gunanya hidup kalo buat ngebahagiaiin diri sendiri aja nggak bisa? So, jangan sia – sia kan hidup kita. Karena diri kita itu butuh alasan agar tetep hidup dan berjuang di dunia ini. Apalagi saat ini, persaingan antar individu sangat ketat. Siapa yang nggak kuat, bisa down dan terdepak dari dunia. Buktinya? Yaitu banyak orang yang putus asa dan memilih jalan salah dengan membunuh diri mereka sendiri. yaitu dengan bunuh diri. Padahal, dalam agama, bunuh diri adalah hal yang dilarang. Karena bukannya mengurangi beban bagi kita, tapi malah justru bikin beban bagi kita sendiri. yaitu dengan masuk Neraka (balasan di Hari Akhir kelak). 

 3.Cinta terhadap Orang Tua 
Nah.. ini dia yang teteup dan harus dimiliki oleh semua anak di dunia kalo mau masuk surga! Yaitu cinta terhadap Orang Tua. Yap! Cinta terhadap orang tua selain bisa membuat kita masuk surga juga bisa membuat kita makin berbakti dengan orng tua di dunia. 
Mungkin ada yang sering denger dengan pepatah… “Kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang jalan” atau “Surga ada di telapak kaki Ibu”. Nah.. peribahasa itu bener adanya. Kasih seorang ibu itu nggak ada duanya. Dan selalu mengiringi kita kapanpun dan dimanapun kita berada. Bahkan sampai akhir hayat seorang ibu. Jadi, jangan sekali kali berani dengan Orang Tua. Apalagi dengan seorang Ibu. Karena perkataan ibu, bisa menjadi kenyataan jika beliau sedang merasa benar – benar sakit hati atas perbuatan dan perkataan kita. 
Eits, nggak cuman buat Ibu doang. Ayah juga harus di sayangi karena beliau lah, kita bisa menjadi sekarang. Merasa kuat dan siap buat naklukin dunia. Jadi, karena beliaulah semangat kita terkobarkan buat hadapin dunia. Meskipun ada beberapa Ibu dan Ayah (Orang Tua) di dunia ini yang tega membunuh anaknya, setidaknya kita tetep berbakti dengan Orang Tua kita masing – masing. Seperti ceritanya Nabi Ibrahim yang rela membunuh anaknya, Nabi Ismail demi ketaatannya terhadap Allah SWT. 

4.Cinta terhadap Orang Lain 
Jeng jeengg ini dia cinta terhadap orang lain. Dan aku yakin, pasti semua orang udah pernah ngrasain. 
Cinta ini banyak juga ternyata jenisnya. Cinta terhadap para sahabat – sahabat kita, terhadap pasangan kita dan terhadap guru kita. 
Ya! Semua itu paling nggak udah pernah kita rasain. Karena tanpa cinta, udah dipastikan hidup kita bakalan kurang bumbu. Meskipun pernah ngrasain diputusin, ditembak, dikhianati, di cintai, di sayangi, dan dikasihi, itu semua adalah bumbu kehidupan yang kita rasain. Seperti waktu kita ngrasain produk salah satu permen. Yang tagline – nya “Manis asem asin, rame rasanya!” 
Tapi soal cinta pada guru, kita yang pernah ngrasain jenjang formal, dalam hal pendidikan pasti juga nggak mau dianggap sebagai “Kacang yang lupa kulitnya” iyakan? Nah.. untuk itu sebagai murid, kita harus menghormati guru – guru kita yang ada di sekolah. Meskipun guru tersebut masuk ke dalam spesies guru killer dan nyebelin abis, tapi percaya deh, sewaktu – waktu kalo kamu udah nggak nginjekin kaki di jenjang formal / almamater, kamu bakalan kangen abis. Dan nggak ada abis abisnya. Karena spesies guru ini adalah spesies guru yang nyebelin dan juga ngangenin. Ya kan? ;P 

 5.Cinta terhadap Alam 
Cinta terhadap alam. Hmmm ini dia yang sering kali dari sebagian hal yang banyak diabaikan oleh semua orang. 
Tidak Peduli dengan Alam. Kecintaan dengan alam ini juga berkaitan erat dengan kebersihan. Seperti misalnya kita membuang sampah tidak pada tempatnya. Naaahhh itu udah jelas pelanggaran Alam. Kalau ada polisi Alam, udah pasti kena tilang. 
Dan soal tilang, di beberapa Negara maju, sudah menerapkan denda bagi semua warganya yang membuang smapah sembarangan. Dan itu…. BERHASIL! Semua warga negaranya tidak membuang sampah sembarangan. Karena denda yang harus mereka bayarkan nggak sedikit. Mungkin mereka berpikir bahwa, daripada uang terbuang sia – sia buat bayar denda kebersihan, lebih baik digunakan untuk hal lain yang lebih penting. 
Tapi sayang sekali di Indonesia, sebagai Negara berkembang kurang sadar akan pentingnya kebersihan. Masih banyak warganya yang membuang sampah sembarangan di jalan dan juga terlebih di sungai. Lihat tuh, sungai di Jakarta contohnya. Sebagai icon Indonesia, sungai sungai di Jakarta sudah tercemar. Baik tercemar limbah maupun tercemar sampah. Padahal, Jakarta merupakan Ibukota Indonesia. Dan pernah ada yang bilang “Cerminan sebuah Negara berasal dari Ibukota Negaranya” dan pastinya, kalau hal ini diperdalam lagi, bakalan membuat malu kita sendiri yang kurang menjaga lingkungan. 
Selain soal sampah, alam juga berkaitan erat dengna ekosistem. Seperti ekosistem air, darat dan udara. Bicara soal ekosistem darat, hal ini bakalan berkaitan erat dengan hutan. Ya! Hutan adalah hal yang yang paling important dalam ekosisitem darat di dunia. Karena hutan merupakan paru – paru dunia. Tanpa hutan, mungkin Bumi bakalan sakit asma dan sesak nafas. Karena beberapa persen oksigen di Bumi dihasilkan oleh tumbuhan yang ada di hutan. Dan semakin banyak hutan yang ada di Bumi, maka kondisi paru – paru Bumi bakalan lebih baik. Dan Bumi juga nggak bakalan sering batuk – batuk lagi karena paru – parunya terbabat habis oleh manusia. So, mari kita jaga Kelestarian Alam di Bumi yang makin tua ini :D. 

Itu tadi adalah berbagai macam klasifikasi cinta yang aku buat. Intinya, semua jenis cinta itu wajib kita miliki sebagai seorang manusia. Karena jenis – jenis cinta itulah yang akan menuntun kita di dunia ini. Dan bakalan menyejahterakan hidup kita di akhirat kelak. Semoga uraian jenis cinta diatas membuat kita berpikiran bahwa makna Cinta itu nggak cuman sebatas pada pasangan doang. tapi juga berlaku untuk semua hal. Karena ruang lingkap Cinta itu luas. Seluas jagad raya ini :D

Kamis, 07 Februari 2013

Berbagi

Hay Bloggers ceria!
Udah lama nih aku nggak nge posting. Dan selama itulah aku punya punya banyak cerita yang ngak terduga dan pengen aku bagi.
Pada bulan Januari kemarin, aku sibuk sibuk nya buat ngurusin Proja (Program Kerja) PMR SMA 1 Kudus. Nama Projanya cukup unik. Yaitu “Mula Wira In Love”. Waawww cukup unik ya? Awalnya sih mau dikasih nama “Youth Red Cross On Rural”. Tapi diganti namanya, karena susah buat diingat sama anak – anak. Jadinya ya MWIL deh.
Awalnya juga aku nggak nyangka bakalan dipilih jadi Ketua Proja. Waktu itu aku baru jalan dengan santainya menuju kelas XI IPA 6. Nggak sengaja ketemu Tifani di bangku depan kelas XI IPA 1 sama CA. Eh Tipo langsung nyletuk “Kar kamu jadi Ketua YRC On Rural. Seketika aku langsung berhenti dan masang tampang nggak percaya. “WHAT?!” itu kata pertama yang aku pikirin setelah denger pernyataan yang super shocking itu. wawawaw
Jadi Ketua? Dan malamnya, aku nggak bisa tidur gara – gara celetukan Tifani itu. Tapi kenapa musti aku? Yak, kenapa mesti akuuu? Padahal sebelum – sebelumnya, aku nggak punya pengalaman sama sekali di bidang organisasi. Dan ternyata setelah sharing sama Ella lewat sms, dia juga mengalami hal yang sama. Dia jadi Ketua Proja Baksos (Bakti Sosial). Hmm ternyata sahabatku yang satu ini mengalami nasib yang sama dengan aku..
Dan pada bulan Oktober 2012 lalu, proposal MWIL udah jadi. Padahal acaranya masih di bulan Januari tanggal 26. Itu… masih lama banget. Yaps! Awalnya kami punya niat buat nyari sponsor di Unilever. Tapi…. Setelah dipertimbangkan, nggak jadi. Karena acara kami diubah yang semula untuk mengajarkan tentang Kebersihan Kesehatan (KK) ke siswa siswi SD. Tapi kata Pembina, sekolah sasaran kami itu masuk kecamatan Kota. Jadinya nggak jadi deh minta sponsornya. Tapi sebagai gantinya, kami ke SD dengan mengenalkan PMR ke siswa siswi SD tersebut. Karena di 3 SD target kami itu, belum ada PMR nya.. deng deng dengg… jadilah konsep MWIL!
Bulan bulan berlalu dengan sangat cepat. Dan tibalah pada bulan Januari. Pada awal bulan, aku mengadakan rapat pertama. Berbagai persiapan mulai dilakukan. Surat surat, hadiah, perlengkapan.. dan lain lain. Dan akhirnya sebuah kabar menegejutkan. Tanggal 26 ternyata ada peresmian indoor sekolah dan klinik. Dan dengan terpaksa aku undur Proja menjadi tanggal 2 Januari. Tanpa diduga lagi, pada tanggal 24 aku mendapat kabar baru. Ternyata peresmiannya diundur lagi. Yang semula tanggak 26 menjadi tanggal 31. Aarggh ini memang keputusan sulit untuk menentukan hari yang tepat. Dan aku tetap memilih hari Sabtu tanggal 2 Februari untuk pelakasanaan Proja MWIL.
Hari H semakin dekat. Berbagai persiapan mulai beres dan fix. Dan hari Sabtu tanggal 2 pun tiba. Malam harinya, aku hampir tidak bisa tidur. Tapi saat proja dilaksanakan, semuanya berjalan dengan semestinya. Meskipun sempat panic saat LCD di salah satu SD tidak bisa digunakan. Tapi kemudian, masalah itu bisa teratasi.
Siswa siswi SD sangat antusias menyambut sosialisasi ini. Aku dan teman – teman beberapa kali tertawa melihat tingkah laku mereka yang lucu dan menggemaskan. Apalagi sewaktu penyematan mahkota King and Queen. Mereka kompak berteriak “ciee” hahaha. Jadi keinget jaman SD dulu. Intinya, Proja berjalan dengan sukses.
Ya.. semoga dengan adanya sosialisasi ini bisa menjembatani Sekolah – sekolah yang belum ada PMR nya untuk segera mendaftarkan sekolahnya menjadi bagian dari PMI. Dan semoga dengan kegiatan ini, aku bisa makin mengasah jiwa kepemimpinan untuk memimpin diri sendiri dan juga orang lain.
Ganbatte!!!